Madura

Keren, Hutan Mangrove Cantik Ini Berada di Labuhan Sepuluh Madura



Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 32 KM menuju utara dari pusat Kabupaten Bangkalan, papan nama yang cukup besar berwarna hijau bertuliskan Taman Pendidikan Mangrove Labuhan menyambut kami. Plang berwarna hijau tersebut terlihat jelas menunjukkan arah agar rombongan kami berbelok ke arah kiri.

Ya, aku lebih memilih menggunakan kata belok kiri daripada belok ke arah utara. Karena dari titik ini aku mulai bingung mengenal arah mata angin. Sampai sekarang pun aku masih menganggap belok kiri sama dengan berjalan menuju ke arah barat. Padahal belok kiri berarti berjalan menuju ke arah utara.

Kami menyusuri jalan sepanjang 1.5 km yang tidak terlalu lebar. Kanan kiri jalan terlihat sawah dan tambak, kemudian memasuki perkampungan padat sebelum akhirnya tiba di lokasi wisata yang juga terkenal dengan sebutan Labuhan Mangrove Education Park. Bagi yang belum pernah datang ke sini tidak perlu khawatir bingung menuju lokasi. Terdapat cukup banyak papan petunjuk yang dibuat warga desa maupun mahasiswa yang pernah Kuliah Kerja Nyata (KKN) di desa Labuhan ini.





Kawasan ini dulunya merupakan kawasan tambak yang dikelola menjadi area konservasi mangrove yang asri. Kelompok Tani Mangrove Cemara Sejahtera lah yang berhasil menyulap tempat ini menjadi Mangrove Education Park. Kelompok Tani binaan PT. Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore. 

Fasilitas Labuhan Mangrove Education Park

Sebelum tiba di lokasi, jujur saja aku sempat pesimis dengan fasilitas yang ada di Hutan Mangrove Labuhan ini. Aku berpikir fasilitasnya masih alakadarnya dan terlalu buru-buru untuk dibuka sebagai tempat wisata bagi khalayak umum.




Namun anggapan tersebut segera terpatahkan setelah tiba di lokasi. Fasilitas pendukung untuk menjadi objek wisata sudah tersedia. Tersedia lahan parkir yang memadai, toilet, pusat informasi, aula pendidikan, camping ground, musholla, dermaga jelajah kano, touch pool, menara pantau burung dan  jembatan trekking sepanjang kurang lebih 300 meter.

Menariknya lagi setelah trekking di jembatan kayu sepanjang 300 meter, kalian akan menemukan sungai yang cukup jernih serta pesisir pantai dengan pasir putih yang landai. Di lokasi ini juga sudah dibangun tower bird watching setinggi  10 meter untuk memantau perilaku burung-burung migran.




Untuk masuk ke area Labuhan Mangrove Education Park ini, pengunjung hanya dikenakan tiket masuk sebesar Rp. 3.000,-. Sangat terjangkau bukan? Menurut pengamatanku, wisata hutan mangrove Labuhan ini tidak kalah kerennya dengan Wisata Hutan Mangrove di Surabaya. Seiring waktu dan semakin rimbunnya daun bakau yang tumbuh di tempat ini, aku yakin Wisata Hutan Mangrove di Labuhan Sepuluh Bangkalan ini akan semakin eksotis dan menjadi jujukan wisata di Madura. 

Oh iya, sesuai namanya, Taman Pendidikan Mangrove, pengelola tempat wisata ini juga menyediakan paket wisata edukasi juga lho! info lebih lengkap bisa menghubungi pengelolanya langsung ya. Yuk ajak teman dan keluarga berkunjung ke Labuhan Mangrove Education Park! Nah untuk kalian yang sudah pernah kesini, kalian juga bisa share pengalaman berkunjung ke tempat ini atau bisa juga saran untuk pengelola di kolom komentar di bawah ini ya...Selamat berliburan! (*) 

About Zamsjourney

Seorang blogger yang mempunyai hobi travelling dan photography sekaligus admin di HALOnetizen.com. Beberapa pengalaman saat travelling dan pengalaman lainnya bisa kalian baca di blog ini. Salam kenal dan semoga bermanfaat :)

1 comments:

  1. Di Kalimantan Barat juga ada, lokasinya berada di Kabupaten Mempawah. Jaraknya kurang lebih 1 jam perjalanan dari Pontianak. Sebagai salah satu tanaman "pagar" alam terhadap gelombang, sudah seharusnya tanaman ini dilestarikan demi mencegah terjadinya erosi.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.