Fotografi

Lupakan Kuala Lumpur, Saatnya PutraJaya Berjaya


"Tahu tidak jika ibu kota negara Malaysia itu bukan Kuala Lumpur?? ujar temanku. "Serius?? Saya kok gak tau ya??." Jika ada yang merespon begitu, berarti kalian senasib seperjuangan sepenanggungan denganku #halah hehe :D. Jujur saja aku baru tahu hal itu ketika akan diajak mampir ke Putrajaya sebelum balik ke rusun. 

Secara gamblangnya aku mendapatkan penjelasan bahwa sebenarnya Kuala Lumpur masih tetap ibukota Malaysia sebagai pusat bisnisnya Malaysia, sedangkan Putrajaya merupakan pusat administrasi pemerintahan Malaysia yang baru.  Putrajaya hanya berjarak kurang lebih 30 km dari Kuala Lumpur.

Apa kesan pertamaku ketika tiba di Putrajaya? Wawww kemudian speechless. Putrajaya sungguh diluar ekspektasiku. Jika sebelumnya aku hanya berasumsi ibukota administrasi  itu ya begitu-begitu saja dengan bangunan standart dan formal saja. Ternyata anggapan itu langsung terpatahkan, anggapan Kuala Lumpur yang menawan bagiku saja mampu dibabat habis seketika itu juga saat melihat view Putrajaya yang begitu indah. Untung saja sebelum balik ke Kuala Lumpur dari Melaka, kawanku mengajak ke Putrajaya.


Kubah Masjid Negara Putrajaya (diambil dengan kamera smartphone)
Kunjungan yang terlalu singkat bagiku, dengan daya baterai kamera yang 80 persennya sudah dihabiskan di Old Town Melaka. Aku lebih banyak mengagumi keindahan Putrajaya dengan mata telanjangku, ada gedung perdana menteri yang megah, ada Masjid Negara Putrajaya yang menawan dikelilingi danau buatan yang sangat luas--menyegarkan mata, puluhan atau ratusan gedung pemerintahan dengan desain yang menawan dan berbeda-beda satu sama lainnya berdiri menjulang tinggi dengan kokohnya serta beberapa bendera negara bagian Malaysia yang berkibar dengan angkuhnya di depan masjid seakan-akan berujar "inilah Malaysia, negara kecil yang maju, negara kecil yang menawan".  *kemudian hening. 


Gedung Perdana Menteri Malaysia


Berdasarkan penuturan Bang Irwan, salah satu diaspora yang bersamaku saat itu, konsep grand design tempat ini, khususnya Masjid Negara yaitu mengadopsi gambaran surga yang tertuang dalam Al-Qur'an: ... surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai". Ada juga yang bilang bahwa filosofi pembangunan putrajaya yaitu Human to Human, Human to Nature, Human to God. Keren bukan? oh iya jangan sekali-kali googling images dengan kata kunci "Putrajaya Malaysia" karena hasil pencarian gambarnya sangat mempesona.


Ada sekitar 4 Jembatan yang sangat futuristik yang membelah danau  (diambil dengan kamera smartphone)

Semakin memasuki sudut tiap sudut Putrajaya, diriku semakin dibuat kagum. Sekali lagi saya cuma mau bilang, Kuala Lumpur lewat guys, lupakan Kuala Lumpur!. "Mengapa tidak dari awal aja kita main-main di Putrajaya?"  setengah komplain ke teman seperjalananku karena kami tidak bisa mengabadikan kemegahan ini dengan lebih lama lagi karena dua kawan diaspora kami ini sudah punya agenda lainnya, setelah nantinya mereka mengantar kami kembali ke rusun tempat kami berteduh. 


Inilah ibukota baru Malaysia yang GILA menurutku, karena saat melihat kemegahannya, aku tidak bisa membayangkan berapa ratus atau ribu triliun dana yang di habiskan oleh Malaysia untuk pembangunan ibukota baru ini dengan design yang super wah dalam waktu yang cukup singkat. 

Konsep designnya keren sekali, digarap dengan detail, setiap sudut digarap menjadi tourism-able, inilah aset destinasi wisata baru Malaysia, benar-benar aset yang mempesona. 

Satu kalimat: Malaysia sangat mengerti sekali cara menarik wisatawan titik!


View danau buatan dengan salah satu jembatan yang sangat futuristik (diambil dengan kamera smartphone)

Beberapa Gedung Pemerintahan yang dipotret dari dalam mobil (diambil dengan kamera smartphone)

Sesekali sambil menarik nafas berat, diriku berujar dalam hati:  Ayolah Indonesia, ayo bangkitkan pariwisatamu berkali-kali lipat! Efek pariwisata itu sangatlah komplek, orang jualan air mineral aja bisa hidup dari sektor ini, pengusaha kuliner bisa makmur, penginapan laris manis, roda ekonomi sektor lainnya pun akan terus menggelinding bersamaan dengan sektor pariwisata yang aktif. Dari pariwisatalah kita bisa panen raya!

Sebenarnya jika mau di bandingkan lebih mendalam, Indonesia ini masih jauh lebih unggul di sektor budaya dan potensi wisata alam yang sangat besar sekali tetapi sayang… belum dikelola dengan benar atau belum berada di tangan orang yang ahli. Sangat di sayangkan :( 

Indonesia tanah air beta. Pusaka abadi nan jaya. Indonesia sejak dulu kala. Tetap dipuja-puja bangsa …


2 orang sebelah kiri merupakan Diaspora Indonesia di Negeri Jiran.

Special thanks to : Yoyon dan Bang Irwan-diaspora Indonesia di KL, yang telah mengantarkan kami berkeliling Melaka dan Putrajaya. Sekali lagi kami ucapkan beribu-ribu terimakasih atas kebaikan kalian selama trip ini. Kalian sangat ramah, sangat baik dan asyik orangnya (yang gak asyik emang diriku aja hehehe). See U next time!

About Zamsjourney

Seorang blogger yang mempunyai hobi travelling dan photography sekaligus admin di HALOnetizen.com. Beberapa pengalaman saat travelling dan pengalaman lainnya bisa kalian baca di blog ini. Salam kenal dan semoga bermanfaat :)

8 comments:

  1. hahaa...aku juga baru tau kalau ibu kota malaysia itu bukan KL :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. tosh dulu ri, kita termasuk orang yang kurang "gaul" =D hehe

      Hapus
  2. Waaah, ibukotanya pindah ya. Lebih keren yak.. Harus sempatkan ke sini nih. :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bun, sudah pindah dan parahnya kereen :-bd klo sempat, harus mampir. coba cari transportasi umum dari KL ke Putrajaya

      Hapus
  3. Hello semua teman-teman...kuala lumpur masih lagi ibu kota malaysia. putrajaya pula adalah ibu kota pentadbiran malaysia. Cheers from Yati, Kuala Lumpur Malaysia:)

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kenal Norhayati Mohd Yusof.
      Iya mbak, sudah dijelaskan di paragraf kedua :D

      Hapus
  4. Ibu kota malaysia masih lagi Kuala Lumpur, cuma Pusat Pentadbirannya dialihkan ke Putrajaya bagi mengelakkan Kuala Lumpur 'overloaded'. Salam dari Malaysia

    BalasHapus
    Balasan
    1. nice info :D terimakasih telah berkunjung di blog HAlOnetizen.com

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.