Fotografi

Antara Twin Towers KLCC dan Batu Caves

Selamat pagi Malaysia! Udara pagi pertama yang ku hirup di Malaysia berasal dari rumah susun seorang TKI yang kini aku ketahui berprofesi sebagai supir teksi. Oh iya di Malaysia, beberapa kata serapan dari Bahasa asing khususnya Bahasa Inggris langsung ditulis sesuai dengan cara pengucapan contohnya Taxi menjadi teksi, “Bus” menjadi “bas”, “Ice” menjadi “ais”, “Station” menjadi “stesen”.

Pagi ini rencananya, kami menjemput teman di jalan alor, kemudian ke KLCC dan dilanjut ke Batu Caves. Kami berdua diantar menggunakan teksi atau kereta (mobil) oleh supir teksi plus-plus. Ya beliau bukan supir biasa bagiku, supir berpendidikan agama yang kuat, lulusan dari ponpes Sidogiri. Sepanjang perjalanan kita diberi wejangan secara tidak langsung dan enaknya tidak terkesan menggurui, perbincangan yang mengalir dan beberapa kali cukup menyentilku.

Suasana Pagi Jalan Alor, sangat berbanding terbalik  saat malam hari

Ok skip …next ..sampai di hotel, kami sarapan dengan kupon free breakfast yang hanya cukup 2 orang saja. Ppenyedia sarapan paginya merupakan WNI, seorang ibu dari jember  kalau aku tidak salah mengingatnya. Kami coba untuk melobi “boleh tidak nambah satu porsi makanan (berbayar) agar kami bertiga bisa makan di rooftop bersama-sama?” jawabannya diluar dugaan, silahkan saja mas 1 kupon untuk 5 orang pun tidak masalah, GRATIS :D” wah lumayan 1 porsi  nasi lemak GRATIS di pagi hari hehe 

Setelah sarapan dari bukit bintang kami menunggu GO KL, bas gratisnya Kuala Lumpur yang lengkap dengan free wifi.  Lumayan menghemat ongkos dan yang penting bisa online .. online seperti lagunya saykoji, bukannya ini yang backpacker cari? GRATIS hahaha.. 


Moda Transportasi Percuma (GRATIS) GO KL


Sampai KLCC, kami masuk melalui pintu Suria KLCC menuju ke bagian belakang gedung, tepatnya area taman air mancur. Ini beberapa photo taman air mancur KLCC yang asri dengan background Twin Towers.


Asrinya Taman Suria KLCC



Berlomba-lomba menjulang tinggi.



Jadi pengen nongkrong disini sambil ngeblog

Jangan lupa mengabadikan diri sendiri :D

Batu Caves, Tempat Wisata Wajib bagi para Backpacker
Cuma setengah jam di KLCC, selanjutnya kami menuju stesen bawah tanah KLCC untuk menuju jalur pemberangkatan komuter menuju destinasi wisata kedua yaitu Batu Caves. Komuter datang tepat waktu sesuai jadwal yang tertera di papan digital dan ini menjadi perhatianku seterusnya setiap kali memilih transportasi LRT ataupun Komuter. Mau tau kesimpulannya? Selalu tepat waktu sesuai jadwal keberangkatan dan kedatangan.

Lokasi wisata Batu Caves letaknya persis disebelah stesen Komuter Batu Caves. Tidak ada tiket masuk ke lokasi ini alias GRATIS. Backpaker wajib kesini, Gratis ..tis ..hehe.. Ribuan wisatawan mancanegara tumpah ruah di tempat ini.

Suasana di Batu Caves seakan-akan membawa kita sedang berada di India. Berdasarkan beberapa sumber, Batu Caves  merupakan salah satu Kuil Hindu yang terkenal di luar India. Para pelaku wisata disini berdasarkan pengamatanku 100 persen orang India ataupun keturunan India, mulai dari peramal garis tangan, pengemis, penjual souvenir, penjual makanan-minuman, penjual ladu, penjual perlengkapan sembahyang dll semuanya orang India.

Kuil Hindu Batu Cave

Suasana Indianya sangat kental sekali disini, jika biasanya aku hanya bisa melihat kondisi seperti ini di film Bollywood atau di turnamen Badminton Super Series (Sania Nehawal dkk), kini  aku bisa  menyaksikan secara langsung saat mereka berpakain kain sari atau saat mereka lagi ngobrol sambil menggoyang-goyangkan kepala khas orang India. Sayangnya aku tidak menemukan perempuan  yang berwajah mirip Kareena Kapoor untuk diajak berphoto ria hehehe...sungguh sayang sekali...

Sedikit informasi, jangan terlalu terpana dengan human interest ke India-an di tempat ini, karena monyet-monyet di kompleks kuil ini  selalu mengintai pengunjung dan  sering usil saat kalian lengah untuk merampas makanan dan minuman yang kalian bawa.

Gendong Gaya Bebas

Objek wisata utama di Batu Caves merupakan Patung Dewa Murugan dengan tinggi sekitar 40 meter dan goa di dalam bukit. Perlu cukup tenaga untuk menaiki tangga yang cukup tinggi untuk masuk ke dalam goa. Suasana di dalam goa lumayan bagus, dengan langit-langit goa yang tinggi, beberapa sudut goa masih meneteskan air. Di dalam goa terdapat kuil-kuil umat hindu. Jangan gunakan pakaian yang terlalu minim khususnya wanita karena kalian akan dilarang menaiki tangga menuju goa. Solusinya, belilah kain yang dijual penjual di dekat tangga untuk menutupi bagian pinggul ke bawah.

Patung raksasa Dewa Murugan


Kuatkan tekadmu, mantapkan kakimu di tangga utama ini

Selain monyet, di Batu Caves ada ribuan Burung Dara yang hidup bebas di luar dan dalam goa.

Salah satu Kuil di dalam goa

Setelah melewati tangga utama, kalian akan menemui tangga ini.

Ada yang tau nama pohon ini? asyik nih pohon

Penjual di dalam goa

About Zamsjourney

Seorang blogger yang mempunyai hobi travelling dan photography sekaligus admin di HALOnetizen.com. Beberapa pengalaman saat travelling dan pengalaman lainnya bisa kalian baca di blog ini. Salam kenal dan semoga bermanfaat :)

0 comments:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.