Jawa Timur

Wisata Green Industry, Mengenal Lebih Dekat Semen Indonesia

Sabtu, 13 Desember 2014, akhirnya kesempatan untuk mengikuti Wisata Green Industry Semen Indonesia tiba juga. Ada 3 titik kumpul/penjemputan saat itu, yang pertama di Terminal Purabaya (Surabaya) atau yang lebih terkenal dengan sebutan Terminal Bungurasih, yang kedua di Gedung Utama Semen Indonesia (Gresik),  yang terakhir di Lamongan dan saya memilih titik kumpul yang pertama. Ada 2 bus Semen Indonesia yang menjemput kami di Terminal Bungurasih dengan prediksi kapasitas 60 orang per busnya (setibanya di Tuban kami baru tahu ada 3 rombongan bus).

Jam sudah menunjukkan pukul 07.30 WIB saat itu, dan rombongan kami mulai meluncur menuju Lamongan. Destinasi pertama kami adalah mengunjungi  UKM mitra binaan Semen Gresik yaitu R n D handycraft yang fokus produksi sepatu, tas serta barang kerajinan lainnya. Jika dilihat sekilas UKM ini tidak terlalu istimewa karena hanya ada showroom yang terbilang kecil dan selebihnya merupakan rumah produksi, tetapi jangan salah sangka dulu karena barang kerajinan produksi UKM ini sudah merambah ke beberapa kota besar di Indonesia bahkan sudah diekspor ke luar negeri dengan nilai yang terbilang besar selain itu juga telah meraih beberapa penghargaan.
Showroom mitra binaan Semen Indonesia

Hal tersebut diketahui setelah diadakan sesi tanya jawab antara rombongan dengan sang owner. Ketika ditanya berapa omzet perbulannya, ayo tebak berapa menurut kalian?   25 juta? Atau 50 juta atau 100 juta kah? Jawabannya bukan ketiganya karena omzet per bulannya adalah 700 juta. Waww.. ini baru namanya the real UKM ..Usaha Kecil Milyaran  hehehe .. siapa yang tidak tergiur coba? Dan ini menurut penuturan beliau usaha ini berkembanga sampai saat ini salah satunya karena mendapat kucuran dana CSR serta dibina oleh Semen Indonesia. 
Diskusi singkat dengan owner R & D Handtcraft
Setelah puas mengunjungi mitra binaan Semen Gresik, kami langsung meluncur menuju Kota Tuban ya langsung menuju pabrik Semen Gresik. Sepanjang berjalan terasa lebih seru setelah di setiap bus kami dipandu oleh duta wisata gresik dan Tuban. Selain mempromosikan wisata daerah masing-masing, mereka juga menghibur kami dengan yel-yel dan tebak-tebakan berhadiah yang membuat suasana dalam bus menjadi lebih hidup.

Sekitar pukul 11.40 WIB rombongan kami telah tiba di lokasi, kami langsung “dipersenjatai” masker dan helm pengaman satu persatu, setelah itu satu perwakilan dari pihak Semen Indonesia mendampingi kami--1 bus 1 pendamping dan memulai Wisata Green Industry. Sambil menyusuri jalan, perwakilan Semen Indonesia mulai menceritakan sejarah berdirinya Semen Indonesia tbk yang dimulai dari berdirinya Semen Gresik yang di resmikan oleh presiden Soekarno pada tanggal 7 Agustus 1957 hingga saat ini yang telah bertransformasi menjadi Semen Indonesia tbk dengan beberapa anak usahanya yaitu PT Semen Padang, PT Semen Tonasa, PT Semen Gresik, dan Thang Long Cement Vietnam; serta anak-anak usaha lain di bidang non-persemenan.

Bus berjalan dengan kecepatan lambat, kanan kiri jalan hanya terlihat sawah dan pohon-pohon yang hijau. Kesan pertama tidak ada hebatnya sama sekali karena saya sudah sering melihat pemandangan seperti ini. Jadi sebenarnya  apa itu Wisata Green Industry ini? Apakah cuma seperti ini? Itulah yang terbersit di pikiran saya saat itu karena dalam pandangan saya, Wisata Green Industry itu sebuah kawasan wisata untuk umum yang berupa paduan alam yang serba hijau yang berhiaskan kolam yang asri serta kebun tanaman melon, tomat, terong, buah naga, jeruk, sayur mayur dan buah-buahan lainnya yang dikelola oleh Semen Indonesia, tetapi ternyata dugaan saya salah
Truk Semen Indonesia sedang mengangkut tanah liat untuk produksi.
Setelah beberapa menit menahan pertanyaan tersebut akhirnya satu persatu pertanyaan saya mulai terjawab. Secara sederhananya Wisata Green Industry yang dimaksud adalah menghutankan pabrik walaupun tidak sesederhana ini atau dengan kata lain yang lebih komplek yaitu industri yang bisa "hidup berdampingan" dengan lingkungan sekitar, tetapi yang ingin ditunjukkan kepada kami jauh lebih komplek dan besar hubungan mutualismenya terhadap lingkungan sekitar.


Para petani sedang melewati jalur angkut tambang Semen Indonesia

Sepanjang mata memandang memang tampak pohon-pohon besar yang tumbuh di areal pabrik, di beberapa titik bahkan adan taman yang cukup luas dan asri. Semua dipikirkan dan dikonsep sedemikian rupa sehingga menjadi industri yang ramah lingkungan dan saling menguntungkan. Sebagai contoh gambar diatas merupakan jalur angkut  yang begitu rindang ditumbuhi pohon trembesi yang ditujukan untuk mengurangi jumlah debu yang berterbangan sehingga tidak  merusak lahan pertanian disebelah kirinya dan tidak mengganggu udara di sekitar gedung perkantoran Semen Indonesia. Kita ketahui juga jika pohon trembesi merupakan pohon penghasil oksigen dan pohon yang mampu menyerap gas karbon yang baik.  


Pabrik yang sangat asri dan hijau bukan?
Selain itu ada embung tadah hujan bekas galian tanah liat yang cukup luas dengan kedalaman di kisaran 8 meter yang airnya digunakan untuk proses produksi pabrik semen serta pengairan sawah para petani jika musim kemarau tiba. Dari sini saja sudah terlihat dan mulai dipahami jika Semen Indonesia ini hidup berdampingan dengan masyarakat petani disekitar lokasi bahkan bisa jadi, lahan sawah tersebut aslinya lahan milik Semen Indonesia juga. Kok bisa? Nanti saya akan tuliskan juga hasil pemaparan pihak Semen Gresik saat di Aula Pertemuan.


Berhenti hanya untuk berphoto ria :D
Perjalanan kami dilanjutkan mengunjungi pabrik, walaupun sangat disayangkan kami tidak sampai masuk ke ruangan produksi seperti tayangan si bolang di tv itu hehehe ... jadi kami hanya bisa mengambil beberapa photo di  areal depan pabrik saja. Setelah itu kami memasuki sesi ISHOMA (Istirahat, Sholat dan Makan).


Acara pemaparan materi tentang konsep green industry Semen Indonesia
Acara kemudian dilanjutkan sesi pemaparan beberapa materi mengenai konsep Green Industry Semen Indonesia, rencana dan target ke depan serta program CSR. Secara garis besar isi pemaparan hampir sama seperti tulisan di paragraf sebelumnya tetapi lebih mendetail sesuai dengan Triple Bottom Line Semen Indonesia yaitu “Profit, People and Planet”. Disini dijelaskan bahwa semua pabrik Semen Indonesia Group melaksanakan 3 hal tersebut. Lahan yang akan ditambang sudah melalui penelitian panjang untuk mengurangi dampak yang merusak lingkungan, salah satu hal yang dihindari yaitu penambangan di sumber mata air utama.

Dan jika diibaratkan (sesuai pemahaman pemaparan materi dengan perumpaman  sendiri) luas lahan tambang karst itu seperti lapangan sepak bola, maka hanya 1/100 saja yang akan ditambang secara bertahap sedangkan sisa lahan lainnya dipersilahkan dimanfaatkan oleh petani sekitar lokasi. Setelah 1/100 pertama selesai ditambang maka akan direklamasi/dihijaukan kembali atau bahkan lebih hijau daripada sebelumnya dan penambangan akan dilanjutkan di bagian 1/100 berikutnya dan begitu seterusnya. Sedangkan lahan bekas penambangan clay digunakan untuk embung/waduk air tadah hujan yang bisa digunakan untuk kegiatan produksi pabrik dan digunakan petani di sekitar lokasi. 

Bahkan master plan pembangunan pabrik semen di Rembang, Jawa Tengah yang dipresentasikan melalui animasi yang sangat menakjubkan tersebut digambarkan bahwasanya di Rembang akan menjadi pabrik semen dengan tingkat debu yang berterbangan paling kecil dengan penggunaan teknologi yang jauh lebih canggih daripada pabrik semen lainnya serta berbasis green industry yang jauh lebih baik lagi.

Sesi photo bersama setelah acara selesai (credit photo: Slametux)

Jujur saja, saya sangat kagum dengan konsep tersebut, jadi penasaran sendiri untuk melihatnya langsung, apalagi seandainya bisa bergabung di perusahaan ini ..mimpi di siang bolong hehehe .. Pabrik yang di Tuban saja sudah mengagumkan apalagi yang di Rembang dengan master plannya yang jauh lebih keren??? Kita tunggu saja dengan tetap berharap pembangunan ini semoga penuh manfaat untuk bangsa, untuk kesejahteraan bangsa dan untuk kemaslahatan bersama sesuai dengan 3 pilar utama Semen Indonesia.

About Zamsjourney

Seorang blogger yang mempunyai hobi travelling dan photography sekaligus admin di HALOnetizen.com. Beberapa pengalaman saat travelling dan pengalaman lainnya bisa kalian baca di blog ini. Salam kenal dan semoga bermanfaat :)

0 comments:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.