Bali

Pantai Pandawa, Pesona Pantai yang Tersembunyi

Bukit batu kapur  yang dibelah untuk menuju Objek Wisata Pantai Pandawa
Setelah mengunjungi pantai geger, indikator bensin sepeda motor yang saya tunggangi sudah merah. "mbak,  pom bensin terdekat dimana mbak?"; "harus turun mas kalau terus kesana (menunjuk ke jalur menuju pantai pandawa) adanya cuma bensin eceran" ujarnya.

Ok, berarti harus turun dulu untuk mengisi penuh tangki sepeda motor ini, jadi saranku untuk backpacker lainnya sebelum ke pantai geger dan pandawa penuhilah tangki bensinmu kawan, jangan bernasib seperti saya yang harus putar balik arah lumayan jauh untuk seteguk bensin hehehe ... setelah cukup lama "turun gunung" dan agak lupa dimana letak pom bensin yang saya lihat tadi saat menuju pantai geger, setibanya di lampu merah menuju jalan akses tol bali mandara, saya bertanya ke pengendara motor lainnya. "Pak permisi, pom bensin terdekat sebelah mana ya pak?"; "itu disamping mas", ujarnya. "hahaha pom bensin tepat disamping kiri saya malah tidak kelihatan", menertawakan sendiri dalam hati. "Ok terimakasih pak".

Setelah mengisi bahan bakar penuh untuk menjelajahi bali seharian ini , kami kembali menuju arah pantai geger kembali. Dalam perjalanan terasa perut keroncongan, kami putuskan mencari makan terlebih dahulu sebelum menuju Pantai Pandawa. Mau makan sepiring nasi saja harus banyak pertimbangan di pulau dewata ini, jadi ketika melihat pedagang kaki lima bubur kacang ijo (hijau), kami berhenti dan menikmati sejenak, Lumayanlah roti dan bubur kacang ijo cukup membuat kenyang perut ini. 

Pantai Pandawa, Saya Datang ... !!
Setelah melewati jalan jalur menuju Pantai Geger, saya tetap penasaran dimana pantai geger versi hotel Niko, mengendarai dengan santai sambil lirik ke sisi kiri jalan, saya perhatikan nama hotel satu persatu serta jalan kecil tetapi tak kunjung muncul juga papan nama hotel niko. "Ok ..cukup langsung menuju pantai pandawa saja ah matahari sudah cukup terik", ujarku.

Jalan menuju pantai pandawa ini cukup jauh dari pemukiman penduduk dan terkesan benar-benar tersembunyi, separuh beraspal mulus dan sebagian lainnya masih belum diaspal (jika melalui jalur dari arah  pantai geger) dan sempat berpikir jangan-jangan salah jalan nih? semakin jauh mengikuti jalan utama, semakin terbentang hamparan lahan kosong dan gersang tetapi peta di gadgetku menunjukkan jalur yang saya tempuh sudah benar. Semoga ban motor tidak bocor disini ya Allah ... jauh dari pemukiman.

Akhirnya setelah menempuh perjalanan 30 menit, ada  plang bertuliskan Objek Wisata Pantai Pandawa. Alhamdulillah  tidak salah jalur ... belok kiri, dan nampak penjaga loket, disini kita membayar Rp. 5.000,- sekali masuk bukan perorang, memang sedikit lebih mahal daripada obyek wisata pantai Bali lainnya sepertinya, tetapi 1 motor cuma 5rb saya masih terbilang sangat murah dan wajar karena untuk membuka wisata ini, BUMN pengelola wisata di pulau dewata ini harus membelah bukit kapur.

Setelah melewati loket, birunya air pantai pandawa sudah tersenyum padaku dibalik bukit. waaaawwww benar-benar indah dan keren.


Inilah alasannya pantai ini disebut Pantai Pandawa

Mengapa dinamakan Pantai Pandawa? berdasarkan refrensi yang saya baca di internet karena mendekati pantai, tebing-tebing kapur tersebut dilubangi dan diukir dengan indah dan  ditempatkan patung tokoh Pandawa Lima dalam kisah Mahabharata yang terdiri dari Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa.

Pantai ini terletak di desa Kutuh Kecamatan Kuta selatan , Kabupaten Badung. Mata kita dibuat terpesona oleh indahnya pemandangan tebing yang dipapas tegak, sebagian berundak, di kanan-kiri jalan. Sepanjang jalan menuju pantai ini dipagari tebing-tebing kapur yang menjulang tinggi dan untuk menuju pantai kita harus menuruni jalan yang cukup miring  sehingga perlu sedikit berhati-hati karena selain jalan cukup licin, proyek pengembangan pantai pandawa masih sedang berlangsung, mobil pengeruk tebing dan truk pengangkut masih berlalu lalang.

Photo diambil dengan menggunakan filter kacamata.


View Pantai Pandawa diambil dari atas tebing.

Airnya? sangat bening ....!!!!

Sepertinya halnya pantai geger, Pantai Pandawa ini bisa dibilang masih termasuk secret beach,  masih sedikit wisatawan yang mengunjungi tempat ini hal ini berbanding terbalik dengan pantai kuta yang jumlah pengunjungnya kalau sore hari membludak mengalahkan mall. Jadi mau pilih pantai yang sepi atau yang ramai? Airnya bagaimana? sangaaaaaattttt bening ingin rasanya menceburkan diri ke pantai seandainya saya membawa baju renang dan datang kesini pagi hari. Matahari saat saya kesana sangat terik, sehingga terlihat perbedaan warna yang mencolok di tanganku yang terutup jaket dengan yang tidak. Panasss ....

Suasana pantai pandawa yang masih sepi serasa di private beach.

Photo ini juga diambil dengan filter kacamata.

beberapa obyek wisata lainnya menyusul 
(dalam proses upload dan penulisan)


About Zamsjourney

Seorang blogger yang mempunyai hobi travelling dan photography sekaligus admin di HALOnetizen.com. Beberapa pengalaman saat travelling dan pengalaman lainnya bisa kalian baca di blog ini. Salam kenal dan semoga bermanfaat :)

2 comments:

  1. Pengen banget nih ke pantai ini.. hemmm kapan ya bisa kemari ho hi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku doakan semoga segera kesampaian ya mbak :)

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.