Fotografi

Pengalaman Merumput di ISL 2013

ISL merupakan singkatan dari "Indonesia Super League" adalah kompetisi sepak bola antar klub profesional level/kasta tertinggi di Liga Indonesia.

Jadi admin zamsjourney adalah pemain bola profesional ? jawabannya jelas bukan, pengalaman merumput yang dimaksud kali ini duduk dipojok lapangan rumput pertandingan :D. Ya aku dapat tawaran dari salah seorang wartawan senior untuk belajar ambil gambar/photo kategori sport. Tawaran ini dikirim via Private Message (PM) Facebook sekitar pukul 22.00 WIB (4/9). "Wah kesempatan menarik nih, kesempatan langka, iyain aja masalah teknis urusan belakang" ujarku dalam hati, tetapi tetap saja aku membalas PM tersebut dengan jawaban "Ok, keputusannya besok pagi mas".

Tiket sudah pasti gratis (yang akan membawaku ke stadion adalah wartawan), kamera DSLR disediakan, bisa menginjakkan kaki di lapangan ISL = ini kesempatan mahal, sikaaatttttt ....... itulah semangat yang sedang berputar-putar di kepalaku sebelum mata berhasil dipejamkan.

Keesokan harinya aku telpon dan terima tawaran menarik ini. Persiapanku kali ini adalah mencari bekal teknis bagaimana teknik photo sport sepak bola yang baik, sebaiknya menggunakan mode apa, settingannya bagaimana dan beberapa refrensi hasil photo sepak bola karya photographer profesional. Hal ini dilakukan bukan karena apa-apa melainkan ini untuk kedua kalinya aku akan belajar kamera DSLR secara otodidak... sikaaaaaaaatttt :D. Browsingan kali ini aku hanya bisa mendapat teori photo sport yang baik tanpa teknis penggunaan kamera.

Pukul 13.40 WIB (5/9) rekanku yang tidak lain wartawan yang aku sebutkan diatas menjemputku dengan mobil. Kami meluncur ke arah selatan menuju Stadion Gelora Bangkalan (SGB). Aku testing kamera yang bakal digunakan nantinya, Canon EOS 1100D + lensa 75-300mm sudah ada digenggamanku. Ya kamera DSLR untuk pemula, cocok untuk pemula sepertiku hehe..

Setelah sempat berhenti di kantor biro tempat rekanku ini bernaung, kami tiba di SGB sekitar pukul 14.55 WIB. Aku diberikan pinjaman kartu press khawatir diminta bukti press seandainya nanti melewati pintu utama, ,kami memasuki pintu utama yang dijaga ketat oleh polisi,  aku gantungkan DSLRdi leherku, aku mengikuti rekanku yang nyelonong dengan kata sandi wartawan pak hahahaha kata sandi yang ampuh, walaupun aku sempat dipelototin polisi, pura-pura saja tidak lihat dan ikut nyelonong masuk. Di pintu masuk menuju lapangan ada panitia yang jaga, "masuk lapangan pakai rompi (rompi untuk photographer) pak, ini adik saya mau belajar motret", rekanku bertanya ke panitia. "Tidak usah langsung masuk saja" balasnya.

Aku diperkenalkan ke beberapa photographer sport yang sudah menggunakan rompi dan kamera DSLR yang jauh lebih mantaaaaaapppp. Ya sekedar salaman saja selebihnya bincang-bincang ringan dengan salah satu photographer yang tidak lain merupakan rekan kerja dari rekanku ini. Selang 15 menit kemudian, rangkaian acara pertandingan Persepam Madura United (P-MU) - Persipura Jayapura yang disiarkan langsung oleh AnTV atau TVOne  dimulai. 

Acara dimulai dengan acara seremonial penyerahan trofi kepada Persipura yang sebelumnya telah memastikan diri sebagai kampiun Indonesia Super League 2012/2013 sebelum rangkaian pertandingan ISL tuntas. Persipura kokoh di puncak klasemen dan poinnya tidak mungkin dikejar lagi oleh tim lainnya. Dalam momen ini aku tidak dapat maksimal mengambil gambar dikarenakan lensa tele yang sudah terpasang di kamera tidak mampu membingkai momen yang terlalu dekat.


Bapak Achsanul Qosasi menyerahkan trophy pemain terbaik kepada Boaz Solossa (sekedar seremonial)

Trophy Juara ISL 2013 dipegang kiper Persipura.


Setelah usai penyerahan piala, pertandingan dimulai, aku mengikuti langkah beberapa photographer resmi lainnya berada di pojok lapangan rumput area P-MU. Riuh supporter bola dengan yel-yelnya menambah semarak pertandingan. Aku pun mulai bereksperimen dengan kamera digenggamanku mencoba menjebak momen rebutan bola dalam bingkai kamera. 

Pada pertandingan kali ini aku mempraktekkan beberapa moment yang harus diambil dalam pertandingan sepakbola berdasarkan refrensi yang aku baca yaitu : perebutan bola antar pemain, selebrasi gol, ekspresi supporter dan momen lainnya yang dirasa menarik. benarkah begini ? entahlah jika salah mohon dibenarkan :D

Kesimpulannya: Susah untuk "menjebak" penggerakan para pemain yang bergerak cepat memperebutkan dan berusaha melesatkan bola ke gawang musuh dalam seni photography ini. Banyak yang salah fokus, timing banyak yang kurang pas saat menekan tombol shutter dan banyak kesalahan lainnya, tetapi dari kesalahan ini banyak pelajaran yang bisa diambil dan dipraktekkan pada kesempatan berikutnya. 
Duel Isaac Jober  no punggung 7  vs  Lim Jun Sik  

Selebrasi Gol yang dilesatkan oleh Boaz Solossa

Pocongpun ikut menjadi supporter

2 lawan 1

Awal Berselisih

Close up berselisih

K-conk Mania kompak dengan variasi gerakan dan atribut untuk mendukung P-MU.

Bendera raksasa supporter P-MU dibentangkan secara bergilir dari atas ke bawah diatas kepala supporter

Salah fokus, salah timing. Intinya banyak gagal ambil gambar :D #pemula

Supporter P-MU ikut merayakan Pesta Sang Juara ISL 2013 Persipura di Stadion Gelora Bangkalan.

About Zamsjourney

Seorang blogger yang mempunyai hobi travelling dan photography sekaligus admin di HALOnetizen.com. Beberapa pengalaman saat travelling dan pengalaman lainnya bisa kalian baca di blog ini. Salam kenal dan semoga bermanfaat :)

4 comments:

Diberdayakan oleh Blogger.