Bromo

Jejak di Kawasan Wisata Bromo Part 3

Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

Menyaksikan matahari terbit dengan anggunnya, merangkak perlahan-lahan menembus hamparan gumpalan awan ini sangat mengagumkan--serasa berada di negeri diatas awan. Kejutan di Pananjakan I tidak berhenti disini, matahari yang mulai menyinari Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) seakan-akan menjadi "Super Projector" yang mencengangkan mata. Ya pemandangan jejeran bukit dan gunung di Kawasan TNBTS ini sudah tersaji dengan indahnya di arah yang berbeda terbitnya matahari.

Gunung Batok, kawah Gunung Bromo, diikuti topografi bukit-bukit yang mengantarkan pandangan mata berujung di Gunung Semeru yang sesekali mengeluarkan nafasnya seperti letupan petasan yang tanpa suara. Betapa Indahnya TNBTS ini ... 

Pantas saja beberapa turis yang memiliki kekurangan, dalam pengamatanku sepertinya wisman tersebut pernah terserang stroke dan beberapa turis lainnya ada yang sudah cukup berumur serta memakai tongkat untuk berjalan dengan tertatih-tatih rela bersusah payah ke pananjakan I ini.

Kami beserta wisatawan lainnya tidak menyia-nyiakan view sebagus ini untuk berpose. Setelah cukup puas menikmati pemandangan yang sangat menakjubkan ini kami pun turun menuju lokasi jeep sewaan kami, sepanjang kanan kiri jalan ke tempat parkir jeep banyak penjual makanan dan souvenir khas bromo. 

Beberapa saat kemudian aku dan rombongan sudah berada di jeep dan pak twin seperti biasa dengan lihainya langsung mengemudikan 4WD nya ini. Bekal yang kami bawa mulai dikeluarkan dari dalam tas kami untuk disantap sebagai sarapan. Berbeda dengan saat keberangkatan menuju Pananjakan I yang gelap, kanan kiri jalan yang kami lewati saat ini berubah menjadi pemandangan yang indah. Beruntung supir kami ini sangat baik, beberapa kali pak twin menawarkan berhenti di beberapa lokasi di pinggir jalan saat kami merasa tertarik untuk mengabadikannya.

Bukit Cinta Bromo
Bukit Cinta : Entah bagaimana asalnya sehingga dinamakan Bukit Cinta.

Kawasan Bromo

Turun dari Pananjakan I

Setelah beberapa menit kemudian kami sudah berada di area Gunung batok dan kawah bromo, beberapa jeep sudah parkir kendaraan di dekat pura tetapi Jeep kami tidak berhenti dan melewati dengan santainya. "Wah beruntung kita mendaki ke kawah bromonya kemarin ya, lihat saja kabutnya sangat tebal sekali bagaiman bisa foto-foto kalo sudah tebal begitu" ujarku ke teman-teman lainnya.

Jeep terus meluncur ke spot pasir berbisik, beberapa teman malah sudah tertidur di dalam jeep. "Mas lanjut ke bukit teletubies saja dulu ya, pasir berbisiknya masih berkabut tebal" pak twin berkata kepadaku yang duduk disebelahnya. "Oke pak atur saja bagaimana baiknya" ujarku. 

Berbeda dengan area kawah bromo yang hampir semua areanya merupakan padang pasir, disebelah baratnya ini sudah termasuk wilayah kabupaten malang merupakan padang savana, tetapi kabut masih tebal hanya tanaman di kanan kiri jalan pasir ini yang terlihat.

Setelah beberapa menit tampak puluhan jeep sudah parkir di depan mataku. Ya disini area bukit teletubies tetapi bukitnya masir samar-samar tertutup kabut pagi. "Pantesan aja paket jeep tujuan bukit teletubies ini agak lebih mahal, jaraknya memang lumayan jauh" ujarku dalam hati.

Bukit Teletubies TNBTS
Eksperimen: Photo ini diedit dengan rasa HDR

Area Bukit Teletubbies Bromo
Kabut Menari: Kabut Pagi yang membentuk barisan yang indah,

Samar: Bukit Teletubies perlahan-lahan menampakkan dirinya.

Jongkok Bersama: Padang Savana dengan Backgound Bukit Teletubies

Pandanganku terarah ke semua sudut, dan akupun bergumam dalam hati : "keren nih Kawasan Wisata TNBTS, semuanya telah diatur sedemikian rupa dengan jeli sehingga semuanya berpotensi menjadi 'ladang uang' dengan harapan semua elemen masyarakat tengger disini merasakan berkah dari kawasan wisata alam yang sangat indah ini". Kok bisa ? jawabannya adalah semuanya terintegrasi, terkoordinir dan terkelola dengan baik. Maksudnya ? contohnya jeep ada paguyubannya dengan harga yang sudah disepakati dan selain jeep dilarang masuk ke pananjakan, parkir agak jauh dari lokasi-lokasi utama dengan hal ini memberi kesempatan kepada ojek kuda dan ojek motor memainkan perannya. Butuh Jeep ? jaraknya juga jauh, sehingga mau tidak mau kita minta bantuan ke masyarakat dan katanya bakal dapat komisi 50rb dan lain sebagainya. 

Banyak hal yang bisa dicermati  pola bisnis di bromo ini yang tidak mungkin untuk disampaikan semuanya disini tetapi tetap saja aku salut bahwa disini memajukan wisata sekaligus memakmurkan masyarakat di sekitarnya dengan koordinasi yang terintegrasi kuat. Bahasanya sudah pantas  menjadi pemerhati bisnis indonesia seperti di layar kaca (tv( tidak ? hehehehe harap maklum lagi ngigau hehe.

Setelah puas menikmati keindahan bukit teletubies, kami kembali menuju ke pasir berbisik sekaligus menjadi tujuan akhir dalam perjalanan ini. Kabut yang menyelimuti area pasir berbisik tadi sudah menghilang, dan kami meminta kepada pak twin untuk berhenti di area yang sedikit jauh dari rombongan lainnya yang kami rasa jauh lebih indah :D.

Pasir Berbisik Bromo
Tujuan Terakhir: Akhirnya kabut di area pasir berbisik telah menghilang.   

Pasir Berbisik Bromo
Medan Pasir : Beberapa Jeep datang dari arah malang.

Bukit Pasir Berbisik Bromo
Di atas bukit: Beberapa orang menaiki bukit di pasir berbisir.


Kawasan Pasir Berbisik Bromo
Luas: Hamparan pasir di area "Pasir Berbisik"

Tuntas sudah perjalanan yang menakjubkan di kawasan Bromo ini dan senangnya cuacanya selalu mendukung sehingga semua spot kami lalui dengan rasa takjub dan syukur. Selanjutnya Kami diantarkan pak twin kembali ke penginapan dan tiba sekitar pukul 9 langsung saja kami menurunkan barang bawaan kami dan meletakkannya di kamar setelah itu kami langsung mencari sarapan.

Bakso menjadi target kami untuk menjadi pengganjal perut pagi itu. Kalau dilihat-lihat bakso ini menjadi makanan paling lezat dan harga paling wajar selama kami di bromo :D ya rasanya rasa bakso hehehe beda dengan makanan sebelumnya yang agak meleset dari rasa yang kami harapkan. 

Karena hari ini jumat aku dan teman sekamarku bertanya kesana kemari ke beberapa masyarakat sekitar, "disini adakah masjid untuk "juma'atan" ?. Jawabannya 50 : 50 ada yang bilang ada di mushalla pintu karcis masuk, ada juga yang bilang tidak ada sambil menerangkan masjid paling dekat ada didesa bawah. 

Mencari informasi di internet pun tidak banyak membantu karena tidak ada refrensi masjid di cemoro lawang sama sekali, sebenarnya memang bisa dimengerti karena mayoritas masyarakat bromo adalah orang hindu tengger bisa jadi memang tidak ada masjid di desa terdekat dengan kawasan wisata bromo ini. "Okelah kita coba ke musholla di area kantor informasi di sebelah kanan pintu karcis masuk bromo" ujarku ke arief.

Setelah mandi, kami langsung menuju mushalla dan bertanya ke pengurus. "Disini ada jum'atan pak ?" "Ya ada tapi baru nanti pukul 12.00". Pukul 11.30 mulai banyak berdatangan anak-anak yang aku prediksi seumuran anak SMP, beberapa wisatawan dan beberapa pemuda serta bapak-bapak ke musholla. Tepat pukul 12.00 WIB adzan dikumandangkan melalui sound system yang hanya terdengar maksimal jarak sekitar 15 meter saja.

Usai shalat jumat, aku bertanya ke salah satu orang yang aku duga dia adalah salah satu pengurus masjid. "Pak maaf mau tanya disini tiap minggu selalu ada jumatan ?" tanyaku, "InsyaAllah selama ini selalu ada" menurut beliau, dan aku lanjutkan beberapa percakapan lainnya.

Jika dilihat beberapa papan informasi yang tertempel di tembok musholla, musholla ini mempunyai dua nama Musholla sekaligus Masjid, kalau tidak salah ingat namanya Musholla/Masjid Nurul Jannah. 

Setelah shalat jumat usai kita bergegas untuk kembali ke probolinggo untuk menuju surabaya tetapi elf / bus mini baru berangkat sekitar pukul dua  lewat itupun dengan penumpang yang "over capacity". Hal ini membuat harap-harap cemas sepanjang perjalanan yang menurun  dan belokan tajam menuju terminal probolinggo. Dan kami tiba di terminal Bungurasih sekitar pukul 18.15 WIB. #tamat

About Zamsjourney

Seorang blogger yang mempunyai hobi travelling dan photography sekaligus admin di HALOnetizen.com. Beberapa pengalaman saat travelling dan pengalaman lainnya bisa kalian baca di blog ini. Salam kenal dan semoga bermanfaat :)

14 comments:

  1. Iihh fotonya kereenn. belom kesana, insyallah habis lebaran meluncuuurrrr

    BalasHapus
    Balasan
    1. makasih mbak, smoga cuacanya cerah saat kesana ya mbak (y)

      Hapus
  2. waaahh.. keren! hasil foto-foto mu makin oke a'!
    kayaknya nanti akan jadi blogger fotografer profesional nih :))

    BalasHapus
    Balasan
    1. thanks ry, Amin ... ayo sumbangin kamera DSLR ry hhehe

      Hapus
  3. Salam

    Berbagi Kisah, Informasi dan Foto

    Tentang Indahnya INDONESIA

    www.jelajah-nesia.blogspot.com

    BalasHapus
  4. Haloo Vloggers,

    Saya putri dari VIVAlog, meminta biodata lengkap untuk lomba blog #terios7wonders , sebagai berikut:
    Nama lengkap:
    Username:
    Alamat lengkap:
    No Hp:
    Link Blog:

    kirim ke putri.megasari@viva.co.id

    regrads,
    Putri

    BalasHapus
  5. Haloo Vloggers,

    Saya putri dari VIVAlog, meminta biodata lengkap lomba blog "Jelajah 7 Keajaiban Nusantara" #terios7wonders , sebagai berikut:

    Nama lengkap:
    Username VIVAlog:
    Alamat lengkap:
    No Hp:
    Link Blog:

    kirim ke email: putri.megasari@viva.co.id

    Regrads,
    Putri

    BalasHapus
    Balasan
    1. sudah ngirim mbk, aq kirim ulang ya ..:)

      Hapus
  6. Balasan
    1. ayo min, segera berkunjung kesana sekalian usulkan liburan bersama JKT48 dijamin gk nyesel :D

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.